Anugerah Pewarta Wisata Indonesia Gelontorkan Total Hadiah Rp 500 Juta untuk Pemenang

Para pemenang Anugerah Pewarta Pariwisata Indonesia 2019, kategori Blogger. (TP/Ist)

Tag Pariwisata, Jakarta- Para pemenang  lomba Anugerah Pewarta Wisata Indonesia 2019  (APWI) hari ini menerima hadiah cukup fantastis dengan total Rp 500 juta atas karya terbaiknya.

Lomba APWI 2019 diadakan dengan dua tema besar, yaitu Millennial Tourism dan 5 Destinasi Super Prioritas. Kompetisi diikuti peserta masing-masing kategori yaitu Majalah 28 karya, Surat Kabar 40 karya, Televisi 73 karya, Blog 92 karya, Media Online 117 karya, dan Kategori Khusus 79 karya dan satu kategori Best of The Best.

Penganugerahan yang digelar Kementerian Pariwisata ini, memiliki kategori Blogger, Media Online Media Cetak Majalah dan Televisi.

Dalam sambutannya saat acara puncak APWI di Balairung Soesilo Sudarman Jakart, Rabu (2/10),  Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan bahwa program ini memiliki news value yang tinggi, maka total hadiah yang dinilai cukup besar dinilai pantas.

“Saya ambil contoh TIC (Tourism Information Center) sangat dibutuhkan, TIC yang dikunjungi  antri itu bagus. Kini TIC di bandara hampir tak pernah ada orang.  TIC buat anak sekarang   tak butuh seperti model dulu,  jadi tidak menerima orang tapi bentuknya screen besar, LCD besar- besar. Dengan bentuk itu media value-nya besar oleh karena itu orang mau pasang iklan, ” jelaa Arief Yahya.

Dicontohkan lagi mengenai media value, pada ajang MotoGP 2021, Kementerian Pariwisata akan dukung 1 juta euro. Alasannya  media value-nya yang tinggi. Direct impact besar mampu attract 100 ribu orang. Media value bisa capai Rp 2 triliun karena disiarkan di 200 negara. “Itulah  relevansinya dengan acara ini, yang hadiahnya Rp 500 juta, kita hitung  media value nya Rp 1,5 miliar  jauh lebih tinggi dari anggaran yang kita berikan,” tambah Arief Yahya.

Bicara soal hadiah,  tahun 2017 total hadiah Rp 200 juta, tahun 2018 Rp  300 juta,  lalu tahun 2019 Rp 500 juta. Dan rencananya tahun 2020 ditambahkan menjadi Rp 1 milyar.  Hadiah utamanya akan menjadi Rp  250 juta, dengan tema khusus 10 destinasi prioritas dan Likupang.

Untuk tema lomba, tahun lalu  2018 tentang digital, tahun 2019 tentang milenial, rencananya tahun 2020 tentang milenial ditambah digital  menjadi Tourism 4.0. Paling sederhana digital milenial gabungan tahun 2018 dan 2019.

Pada kesempatan tersebut Menpar juga menjelaskan bahwa untuk konsep Tourism 4.0, Kementerian Pariwisata menugaskan 3 tim  melakukan pertama  WIDI training khusus metodologi membuat start up dengan pengajar dari luar, rekan wartawan ikut kelas ini. Lalu mengelola Big data dan tugas yang ke tiga adalah merealisasikan smart tourism yang sudah terjadi di Spanyol Prancis yang sudah serba digital.***

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*