Dampak dari Wabah Coronavirus Target Kunjungan Wisman 2020 Direvisi

Ilustrasi wisman saat menikmati liburan di Indonesia. (TP/Ist)

Tag Pariwisata,Jakarta – Pemerintah masih menggali potensi-potensi yang bisa dilakukan guna menghadapi dampak wabah virus corona agar industri penerbangan dan pariwisata nasional tetap berjalan. Target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2020 sebanyak 17 juta pun akan direvisi. Ini mengingat negara-negara sumber pasar sekaligus hub pariwisata Indonesia seperti Singapura dan Hong Kong ikut terdampak.

“Proses pembangunan infrastruktur terus berjalan. Jadwal penyelenggaraan event-event di Indonesia tidak ada yang mundur. Kita tidak boleh pesimis karena coronavirus,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Selasa (18/2/2020).

Suasana hangat  saat bincang  santai  dengan Menparekraf  Wishnutama Kusubandio, Selasa (19/2). (TP/Ist)

Terkait pemberian diskon atau insentif kepada maskapai penerbangan dan industri pariwisata, pemerintah masih memprosesnya. Agar dukungan yang diberikan komprehensif dan tidak hanya untuk menghadapi dampak dari coronavirus semata.

Untuk menggerakan perjalanan di dalam negeri, kementerian dan lembaga didorong menyelenggarakan kegiatan-kegiatannya di destinasi-destinasi pariwisata.
Sedangkan untuk menarik wisatawan mancanegara, dari Airlines Coordination Meeting yang digelar minggu lalu, pemerintah telah bertemu langsung dengan beberapa maskapai penerbangan asing. Pertemuan itu membahas diantaranya pemberian diskon dan insentif serta hal-hal yang bisa dikerjasamakan untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Selain itu, kampanye promosi digital melalui Youtubers dan influencers dari berbagai negara terus dilakukan. Kegiatan kampanye promosi ini akan terus ditingkatkan ke depannya.
Guna mengisi kekosongan kunjungan dari Cina, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menggarap pasar Australia yang mempunyai kualitas dan jarak yang lebih dekat. Kemudian pasar Amerika Serikat yang akan digarap dengan meningkatkan promosi dan ketersediaan konektivitas. Pertumbuhan kunjungan dari Negeri Paman Sam ke Indonesia cukup bagus meskipun jumlah kunjungan dari sana masih di bawah seratus ribu wisatawan.

Pasar-pasar lain yang juga dibidik adalah Jepang, Korea Selatan, dan Eropa seperti dari Perancis dan Jerman.
Sebelum merebaknya corona virus, kunjungan wisatawan mancanegara tahun ini ditargetkan sebanyak 17 juta. Namun target tersebut akan direvisi dengan melihat perkembangan yang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.****

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*