Jambuluwuk Resort Puncak Bogor Akan Tambah 150 Kamar Demi Optimalkan Pelayanan

Tag Pariwisata, Jakarta- Semalam di Jambuluwuk Resort Puncak Bogor rasanya kurang  puas, karena suasananya buat tamu betah. Resort ini seperti di hutan, areanya  dikelilingi pohon besar hingga  cahaya matahari hanya  masuk lewat sela-sela daun dari pepohonan. Di setiap waktu seperti  hampir sama sejuknya  tanpa terik matahari yang berarti saat siang hari.

Resort dengan 25 vila dengan variasi 2 hingga 3 kamar dengan total 87 room diberi nama Jambuluwuk sesuai dengan nama desa dari posisinya berada. Fasilitasnya di sini lengkap selain vila, ada meeting room, kolam renang, sport center, taman bermain anak dan fasilitas outbound.

Terletak di Jl. Tapos Lbc No.63, Jambuluwuk, Kec. Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,  untuk ke sini butuh perjalanan sekitar 2,5 jam dari Jakarta.

” Kita sedianya berencana menjadi resort  bintang 5, saat ini baru bintang 4. Rencananya akan dibangun lagi di belakang area Vila  Sumatera pada lahan seluas 2000 meter.  Gambar sudah ada rencana kita nambah di situ 140-150 kamar,  4 lantai, ” jelas General Manager Jambuluwuk Resort & Convention Hall Puncak Bogor kepada pengurus Forwaparekraf ( Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) di kesempatan wawancara, Senin (13/3).

Cahyadi, General Manager Jambuluwuk Resort & Convention Hall. (TP/Ist)

Diakui Cahyadi kondisi pasar saat ini sulit diprediksi, hal ini membuat ia harus bekerja keras mencari strategi agar target sales tercapai . Kendalanya sekarang beda saat sebelum pandemi. Dulu bila ada kelompok meeting maka room akan penuh. “Tapi sekarang  ketika room nya penuh, ruangan meeting tidak, atau sebaliknya.  Dulu  ruang meeting penuh, room penuh, satu hari bisa kedatangan tamu sampai empat grup. Kalau sekarang tidak bisa, ” jelas Cahyadi lagi.

“Dan saat pandemi alhamdulillah tetap membangun fasilitas maksimal. Jadi fasilitas yang ada sekarang tapi kurang memadai kita upgrade, agar lebih meningkatkan data tarik tamu, ” tambah Cahyadi lagi.

Lagi-lagi meski biasanya usai Desember tamu masih ramai, namun tahun ini hanya  Desember dirasakan ada cukup signifikan peningkatan akupansi, namun di Januari bahkan bulan Maret jelang Ramadhan tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya full booked. Tingkat hunian masih dibawah target.

Namun demikian Cahyadi ungkapkan akan tempuh berbagai upaya untuk meningkatkan tingkat hunian di Resort ini. ***

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*