KEK Tanjung Gunung Jadikan Hopping Island sebagai Pemikat Wisatawan

Pantai Tanjung Gunung cukup instagramable. (TP/Ek)

Tag Pariwisata, Bangka Tengah- Selain Sungailiat, Pulau Bangka saat ini sedang menyiapkan satu lagi area wisata yang sedang diusulkan masuk dalam KEK (Kawasan Ekonomo Khusus) yakni KEK Tanjung Gunung.

Posisi kawasan ini juga cukup strategis, dekat dengan pusat pemerintahan sekitar 10-15 menit dari bandara. Namun yang menjadi daya tarik utama adalah posisinya yang tak jauh dari pulau-pulau cantik  di sekitar area ini yang dekat dengan  Hopping Island, yakni destinasi wisata yang sudah populer menjadi tujuan wisata saat ke Kepulauan Bangka Belitung.

“Pulau Panjang dan Semujur merupakan hub pulau Bangka dengan Belitung. Untuk itulah Tanjung Gunung dan  Tanjung Kelayang akan bisa sinergi nantinya,” kata Eddy Priyasmono Direktur PT  Pan Semujur investor lokal yang telah menanamkan modal di kawasan ini dalam kesempatan menerima kunjungan Famtrip Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) ke Bangka Kamis (26/9).

Lebih jauh Eddy mengungkapkan bahwa dengan transformasi ini kawasan Tanjung Gunung ditargetkan akan menjadi tempat  MICE (Meeting Incentive Convention and Exhibition). Saat ini sebagai pengelola KEK , kawasan Tanjung Gunung sudah menyiapkan dermaga untuk nelayan. “Karena pantai landai perahu tidak  bisa mendarat, akibatnya perahu ditambat jauh. Maka dibuat dermaga sekarang sehingga nelayan bisa masuk ke dalam, itu yang sudah kita lakukan ke masyarakat. Cold storage juga disiapkan agar nelayan bisa simpan hasil tangkapannya. Ke depan kita akan kerja sama dengan PT Timah untuk aspek lingkungan, ” tambah Eddy.

Rencananya, bila sudah  ditetapkan KEK  maka infrastruktur akan disiapkan akomodasi, entertainment, commercial  dan residensial. Sebesar 17 Ha untuk keperluan Mice dan air mall.

Salah satu aktivitaa saat di Tanjung Gunung adalah Jetaky di sekitar pulau Panjang. (TP/Ek)

Sementara itu menurut  Martin Girsang, Direktur PT Pan Semujur, Island Hopping menjadi daya tarik KEK ini. “Point yang mau kita angkat itu. Dalam 385 Ha tanah milik kawasan, nantinya  170 Ha investasi infra struktur nilainya sekitar Rp 1.5 triliun sampai 5 tahun ke depan,” katanya.

Saat ini KEK Tanjung Gunung telah menerima wisatawan yang ingin ke pulau di sekitarnya ada jet sky, atau perahu nelayan.  Biasanya para tamu yang wisata di Tanjung Gunung menginap di Swiss bell Hotel. Adapun pulau-pulau yang di sekitar Tanjung Gunung yang menjadi tujuan wisata yakni adapun pulau-pulau wisata yang  ada si sekitar Tanjung Gunung yakni Pulau Panjang, Pulau Semujur, Gusung Asam, Gusung Pasir, Pulau Bebuar, dan Pulau Gelasa.

Pulau Bangka Belitung sebagai wilayah penghasil  timah kini masuk dalam masa  persinggungan antara kepentingan pertambangan, dan  pariwisata. Namun pengelola selalu berkoordinasi dan bekerja sama untuk mewujudkan selarasmya pertambangan menjadi objek pariwisata.

Bangka Belitung sesungguhnya merupakan laut dangkal terluas di Indonesia sehingga biota terlengkap ada 8- 10 macam ada di Kepualaun ini. Nantinya kawasan ini akan memiliki old town garden dan lifestyle beach juga teater, selain arena berbagai permainan, theme park, juga glamping. Konsep Old town China dan Melayu dengan beberapa tempat melibatkan masyarakat untuk melestarikan budaya dalam bentuk sanggar tari, juga tempat untuk jualan produk lokal akan disiapkan. Satu lagi tempat ini akan membangun  sekitar 10 ribu kamar dan saat ini sedang dimulai komunikasi dengan Management Artotel untuk pengelolaannya.***

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*