Kemenparekraf Dukung Aplikasi Pembelian Tiket Ferry Secara Daring Melalui FERIZY

Reservasi dan pembelian tiket ferry lebih mudah dengan FERIZY.(Foto.Ist./TP)

Tag Pariwisata, Jakarta – Pembelian tiket kapal ferry sekarang lebih mudah dengan aplikasi FERIZY. Aplikasi ini bisa diakses melalui situs resminya maupun aplikasi yang bisa diunduh di gawai. Aplikasi tersebut resmi diluncurkan pada Sabtu (25/7/2020) di Pelabuhan Eksekutif Merak, Banten.

Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, aplikasi FERIZY sebagai jawaban atas harapan masyarakat untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan reservasi tiket kapal ferry dengan menggunakan teknologi digital. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung penggunaan aplikasi reservasi tiket ferry berbasis daring.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kehadiran FERIZY akan memudahkan layanan bagi masyarakat dan wisatawan. Selain itu, aplikasi ini juga menjadi salah satu langkah maju ke depan untuk diterapkan di pelabuhan-pelabuhan penyeberangan lainnya. Kementerian Perhubungan berencana menghibahkan pengelolaan 20 terminal di Danau Toba kepada ASDP.

Menteri BUMN Erick Thohir berharap, terminal penyeberangan juga terintegrasi dengan angkutan umum lainnya. Keberadaan tol Trans Sumatera yang ada saat ini sudah mampu meningkatkan aktivitas masyarakat hingga 40 persen antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menerangkan, layanan tiket daring FERIZY merupakan salah satu transformasi digital yang dilakukan ASDP. Hal ini dilakukan sebagai wujud peningkatan layanan BUMN dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.

“Antrian calon penumpang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi ASDP. Terlebih di saat musim puncak seperti hari raya. Kehadiran FERIZY memberikan kemudahan dan kenyamanan saat membeli tiket ferry. Tiket bisa dibeli 60 hari sebelum keberangkatan. Mudah, tidak perlu antri di pelabuhan, dan manifes penumpang lebih terjamin,” ujar Ira.

Penerapan pembelian tiket ferry secara daring telah dimulai sejak 1 Mei 2020 di empat pelabuhan utama ASDP yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk. Antusiasme pengguna jasa ferry membeli tiket melalui FERIZY pun terus meningkat.

Aplikasi FERIZY dibuat dan dikembangkan oleh ASDP bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia.***(oleh Yun Damayanti)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*