McDonald’s Gandeng Buku Berkaki Sumbang 215 Ribu Buku untuk Anak Kurang Mampu

Tag Pariwisata, Jakarta-Permudah akses peroleh buku bacaan, McDonald’s menggandeng komunitas Buku Berkaki (Buki)  untuk membagikan 215 ribu buku bacaan kepada anak-anak di beberapa lokasi yang dipilih.

Buku sebanyak itu dikumpulkan dari para pelanggan McDonald’s melalui program Happy Meal Book Box. Melalui program ini, di kumpulkan dan disalurkan  buku-buku baru maupun bekas layak baca sebagai donasi dari teman-teman atau pelanggan di setiap gerai McDonald’s Indonesia dari tanggal 20 April 2019 hingga 14 Juni 2019. Happy Meal Book Box ini tersedia di seluruh gerai McDonald’s untuk memudahkan konsumen  mendonasikan buku bacaan ataupun buku pengetahuan dengan memasukkan ke kotak Happy Meal Book Box.

Program McDonald’s Happy Meal Book Box ini berhasil mengumpulkan lebih dari 215.000 buku untuk didonasikan kepada anak-anak di seluruh Tanah Air. Dari McDonald’s juga secara pribadi menyumbangkan sekitar 210.000 buku, dan dari book box digerai McDonald’s sekitar 5 ribu buku. Hal tersebut dijelaskan Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia Sutji Lantyka saat junpa pers Jumat (28/6) di Jakarta.

“Program ini mengajak konsumen untuk mendukung perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, terutama dalam meningkatkan minat baca anak-anak dan remaja dengan mendonasikan buku-buku yang masih layak baca ke dalam kotak-kotak yang tersedia di restoran McDonald’s di seluruh Indonesia, ” kata Sutji.

Sementara itu Co Founder Buki Meyer Makawekes pada kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa upaya ini tak hanya berhenti disini. Dua ratus sepuluh ribu buku sumbangan McDonald’s secara pribadi, ditambah donasi 5000 dari pelanggan sangat banyak, tapi untuk menjangkau pelosok masih kurang. Namun dukungan ini tentu sangat berarti untuk mempermudah akses bacaan khususunya bagi anak-anak tidak mampu.

” Total 215 ribu sudah terdistribusi, dan kami prioritaskan distribusi  ke taman baca mandiri yang telah satu tahun berjalan, seperti  beberapa panti asuhan, lokasi taman baca di lingkungan  pemulung, kelompok marjinal lainnnya serta taman baca pelosok daerah yang menurut kami lebih membutuhkan, ” jelas Meyer.

Baca juga : https://www.tagpariwisata.com/kisah-komunitas-buku-berkaki-bagikan-kesempatan-baca-buku-untuk-kaum-marjinal/

Untuk beberapa lokasi McDonald’s juga mendukung transportasi guna menjangkau taman baca yang sulit dijangkau. Nantinya dua minggu sekali buku tersebut akan diambil dan diganti dengan buku lain agar taman baca berganti bukunya setiap dua minggu.

” Inisiasi ini butuh dana besar,  untuk itu kami berterima kasih kepada perusahaan seperti McDonald’s melalui program ini bisa mendukung kami. Dalam waktu yang singkat,  dua bulan sudah terdistrbusi 215 ribu buku,” tanbah Meyer lagi.

“Upaya ini pasti memberikan dampak bila dilakukan konsisten. Meski digitalisasi mulai menggerus eksistensi buku bacaan pisik, untuk wilayah Indonesia yang begitu luas dimana akses internet juga masih belum optimal, maka buku bacaan tetap diperlukan. ” pungkas Meyer. ***

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*