Ratusan Daya Tarik Wisata di Magelang Siap Sambut Wisatawan

Wisata di Magelang bukan hanya ke Candi Borobudur, pori-pori daya tarik wisatanya hingga ratusan baik dikunjungi. (TP/Ist)

Tag Pariwisata, Magelang – Setiap sudut Kabupaten Magelang itu cantik. Bila di selatan keelokannya diwakili oleh megahnya Candi Borobudur, maka di utara cantiknya Magelang disodorkan oleh MesaStila Resort & Spa. Selain itu perlu diketahui wisata di Magelang itu bukan hanya ke Borobudur, tapi ada 210 daya tarik wisata yang bisa disambangi.

Dua ratus lebih pori-pori daya tarik wisata itu sebenarnya sudah  sejak 3 tahun lalu tumbuh pesat di Magelang. Daya tarik itu  diantaranya berbentuk desa wisata, bahkan tempat selfie yang kini dicari para milenial.

Itulah penjelasan awal Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah raga (Disparpora) Kabupaten Magelang Iwan Sutiarto saat memberi sambutan pada Gathering Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) dan Biro Komunikasi Publik (Komblik) Kementerian Pariwisata di MesaStila Resort Rabu, (10/7).

Magelang tidak hanya mempunyai 15 Candi, 5 gunung yang merupakan potensi alam dan budaya yang cukup besar. “Ada Ketep Pass, Rafting di sungai Elo, pemandian air hangat Candi Umbul, petualangan (tracking) Gunung Andong, VW Safari Tour dan Coffee Plantation Tour di sekitar MesaStila Resort and Spa,” kata Iwan sambil melebarkan jari telunjuknya satu persatu menghitung daya  tarik wisata yang di rekomendasikan saat berada di Kabupaten ini.

Dia menyadari masih banyak orang yang belum mengenal baik tujuan wisata di Magelang, sehingga keterlibatan unsur pentahelix di wilayahnya juga serius dikembangkan. Dan kesempatan gathering dengan media pariwisata ini menjadi peluang menggaungkan lebih kencang “Pesona Magelang”.

Arung jeram di Sungai Elo, bisa jadi pilihan saat di Magelang. (TP/Ist)

Di kesempatan tersebut Iwan juga menguraikan dengan semangat bahwa kunjungan wisatawan ke kabupaten ini, kini tidak didominasi oleh kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur, tapi mulai menyebar ke bagian lain Magelang. Tahun 2014 dengan jumlah wisatawan 4,5 juta sebanyak 80% merupakan kunjungan ke Candi Borobudur. Sedangkan tahun 2018, dari jumlah kunjungan wisatawan 6,3 juta,  ke Candi Borobudur tinggal sekitar 60% ,lainnya menyebar ke daya tarik wisata yang kini giat dipromosikan.

Pariwisata di Magelang juga telah memfokuskan pada  keterlibatan masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa  masyarakat di kabupaten ini telah memiliki kesadaran manfaat pariwisata yang berdampak ekonomi.

Pendapat ini diamini oleh Guntur Sakti, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata yang memberikan penjelasan dalam sambutannya pada kesempatan yang sama. ” Magelang itu cantik tinggal narasinya di perbanyak. Selain itu pariwisata yang melibatkan masyarakat harus ditambah, sehingga wisatawan akan dibuat penasaran untuk mendapatkan pengalaman atau experience tourism ketika berkunjung, ” ungkap Guntur dengan gaya khasnya yang segar saat memberi penjelasan.

Indahnya pemandangan saat melintasi sawah menuju desa wisata sekitar Borobudur dengan vw camat. (TP/Ist)

Ungkapan Magelang bukan hanya Borobudur nyata dirasakan para jurnalis yang mengikuti sehari tur di Magelang.

Keseruan menjelajah daya tarik wisata di kabupaten yang memiliki 51 desa wisata ini dirasakan setelah mengikuti coffe tour di MesaStila Resort, mengunjungi Ketep Pass, vw tour menuju desa wisata di sekitar Borobudur.

Arung jeram di sungai Elo  pun sempat dilakoni  jurnalis yang berminat . Perjalanan berakhir di desa Bahasa Borobudur. Melelahkan namun mengasyikan. ***

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*