Terungkap,Begini Perjalanan Domestik di Awal Kenormalan Baru

Wisatawan domestik di Candi Borobudur di masa kenormalan baru.(Foto:dok.Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Tag Pariwisata, Jakarta – Pariwisata domestik mulai bergerak meskipun masih terbatas di masa awal kenormalan baru. Wisatawan domestik memilih bepergian ke destinasi-destinasi terdekat dari tempat tinggalnya.

Ada beberapa faktor yang cukup mempengaruhi keputusan wisatawan domestik belum mau bepergian lebih jauh dalam waktu dekat. Pertama, aksesibilitas menuju destinasi belum kembali normal seperti sebelum pandemi. Selain itu, persyaratan-persyaratan yang mesti dipenuhi calon penumpang moda transportasi dirasakan masih memberatkan untuk suatu perjalanan bertujuan wisata.

Kemudian, kebijakan pemerintah daerah di destinasi kerap kali membingungkan calon wisatawan. Lalu, kondisi bisnis dan finansial yang melemah saat ini juga menahan keinginan untuk berwisata ke tempat yang jauh sementara waktu. Dan jumlah orang terinfeksi Covid-19 yang terus bertambah setiap hari, meskipun sudah ada protokol Clean, Health dan Safety (CHS), belum bisa mendorong wisatawan domestik mau bepergian lebih jauh.

Sekretaris Jendral ASTINDO Pauline Suharno mengatakan, sejauh ini belum terlihat perilaku perjalanan wisatawan domestik.

“Karena kondisi saat ini tampaknya masih belum memungkinkan, ya. Kondisi bisnis melemah. Anak-anak baru masuk sekolah. Apalagi jumlah pasien positif Covid-19 semakin bertambah. Wisatawan domestik, kalau bepergian pun, masih jarak dekat saja,” ujar Pauline.

Joseph Sugeng Irianto dari Rex Tours, salah seorang seller di ASTINDO Virtual Travel Mart Nusantara 2020 yang berasal dari Bandung, menerangkan, pariwisata domestik relatif mulai bergerak. Permintaan terhadap perjalanan domestik sudah mulai diterima oleh para operator tur dan agen perjalanan. Hanya saja realisasinya masih wait and see.

“Seperti di Jawa Barat. Perjalanan masih terbatas bagi wisatawan pemegang identitas atau KTP Jawa Barat dan DKI Jakarta. Yang relatif sudah bergerak khususnya di Sumatera Barat. Permintaan dari tamu cukup tinggi dan itu membangkitkan antusias para agen perjalanan di daerah-daerah,” kata Joseph.

Seller lain di ASTINDO Virtual Travel Mart Nusantara 2020 mengungkapkan, perusahaannya akan menerima satu grup perjalanan domestik pada bulan September mendatang.

“Kami sudah mulai menerima inquiry untuk perjalanan domestik. Menurut rencana, kami akan mulai menerima satu grup tamu dari Surabaya yang akan berwisata ke Derawan pada September 2020. Itu jadwal terdekat,” tutur Ivan Kansil dari Paguntaka Tours & Travel yang berasal dari Tarakan, Kalimantan Utara.

Menurut Joseph, wisatawan domestik yang memakai jasa atau memanfaatkan keahlian dan pengalaman operator tur dan agen perjalanan untuk mengatur perjalanannya masih sedikit. Wisatawan domestik rata-rata akan bepergian bersama keluarganya.***(oleh Yun Damayanti)­

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*